Praktek Harmoni di Indonesia dan Prinsip Harmoni Sejati Menurut Kisah Yesus Kristus
karya : wawuk kristian wijaya
kategori : pilihan dosen
Pendahuluan
Masalah harmoni atau keselarasan hidup yang berakar pada kebudayaan Jawa selalu menjadi bahasan yang menarik dalam ranah nasional Indonesia sejak Orde Baru berkuasa. Nilai harmoni selalu diperdebatkan sebagai faktor yang mempengaruhi maju mundurnya Bangsa Indonesia. Nilai-nilai harmoni yang diterapkan Orde Baru dianggap menjadi faktor negatif yang memperlemah watak bangsa Indonesia . Namun penekanan yang paling menonjol dari bahasan terhadap penerapan nilai-nilai harmoni oleh Orde Baru adalah pada masalah ketidakadilan dan manipulasi kebenaran yang dilakukan Orde Baru.
Dalam artikel berjudul Keragaman, Konflik, dan Harmoni (Kompas, 02/12/2006, hal. 35) Budiman Danujaya menulis bahwa atas nama harmoni dan demi pemusatan kekuasaan pada masa Orde Baru kita telah menyaksikan mekanisme kontrol melalui pemandulan berbagai hal. Atas nama harmoni Orde Baru telah melakukan pemandulan terhadap lembaga perwakilan rakyat; melakukan pengalengan kekuatan-kekuatan alternatif melalui penguasaan serikat buruh dan organisasi-organisasi profesi; pelarangan demonstrasi dan pertemuan bahkan pertunjukan seni yang kritis; pembredelan pers; hingga pelanggaran HAM dan kekerasan politik berupa penculikan dan pembunuhan beberapa aktivis yang mengkritisi dan menggugat ketidakadilan Pemerintah Orde Baru. Orde Baru telah membungkam kebebasan rakyatnya untuk menyatakan kebenaran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
selengkapnya KLIK DI SINI